Aku Tidak Takut pada Hujan
Kadang langit tidak takut pada hujan.
Ia hanya lelah menahan awan yang terus datang tanpa arah.
Orang-orang melihat langit begitu luas,
seolah mampu menampung semua badai sendirian.
Padahal ada hari-hari ketika langit hanya ingin tetap tenang…
tanpa petir, tanpa gemuruh, tanpa dipaksa cerah untuk semua orang.
Aku tahu menjadi langit terdengar indah.
Menjadi tempat semua awan bergantung,
menjadi penunjuk arah ketika cuaca kacau.
Tapi tidak semua langit siap memikul musim yang terlalu berat.
Dan mungkin kali ini,
aku memilih menjadi awan kecil yang berjalan perlahan,
daripada menjadi langit luas yang diam-diam runtuh oleh hujan yang tak pernah selesai.
Karena hidupku bukan hanya tentang badai pekerjaan.
Masih ada rumah yang ingin kuteduhkan,
ada hati yang ingin kujaga tetap hangat,
dan ada diriku sendiri…
yang diam-diam sudah terlalu lama kehujanan.
“Aku tidak takut pada hujan. Aku hanya takut kehilangan diriku sendiri karena terlalu lama menjadi langit bagi badai orang lain.”
Comments
Post a Comment